sejak sajak kita berhamburan. pada sejuk yang sedang mengutuk. pada kita yang tak lagi kusebut kita. Berjumpa? pada apa? ruang dimensi berbeda?
aku tidak sedang menulis sesuatu tentang manusia, jangan salah. rinduku tak se sepele itu.
aku mau kita sama sama, seperti dulu, saat kau ku prioritaskan melebihi apapun, saat kau ada dalam diriku, dan ku berada dalam dirimu.
duh kekasih!
Selasa, 11 Juli 2017
Sabtu, 01 April 2017
TERSERAH MENGADA
ijinkan saya menulis tentang perasaan. meski saya tahu, terkadang saya bukanlah makhluk yang punya perasaan. ah tidak itu hanya perasaan saya saja.
percayakah kalian kalau saya ini adalah alien yang diutus oleh petinggi alien dunia luar yang ditugaskan untuk menyeimbangkan populasi dunia? saya adalah alien, lahir tiba tiba ada karena pikiran mengisyaratkan bahwa saya ada. Jadi saya ada karena pikiran saya berfikir bahwa saya ada. Jadi tidak ada bayi alien, tidak ada orang tua alien. saya ada karena pikiran saya ada.
percayakah kalian kalau saya ini adalah alien yang diutus oleh petinggi alien dunia luar yang ditugaskan untuk menyeimbangkan populasi dunia? saya adalah alien, lahir tiba tiba ada karena pikiran mengisyaratkan bahwa saya ada. Jadi saya ada karena pikiran saya berfikir bahwa saya ada. Jadi tidak ada bayi alien, tidak ada orang tua alien. saya ada karena pikiran saya ada.
Senin, 21 November 2016
BENAR SALAH TUHAN SAYA SELALU BENAR SALAH
ada yang bilang saya adalah tidak benar. karena saya bukan yang benar, maka tidak diperbenarkan membenarkan yang bukan kebenaran. jadi saya tetap tidak benar. kamu juga tidak benar. jadi kebenaran bukan pada saya atau pada kamu, yang ada padaku dan padamu hanya pembenaran. oh dimana kau yang maha benar?
sebentar,bukankah benar adalah refleksi dari salah?
jadi salah dan benar tidak ada bedanya?
jadi kenapa kau harus mempercayai kata kata saya? toh ini tidak benar, belum tentu benar.
toh ini hanya tulisan?
benar-salah adalah tulisan,
adalah kata kata. katakan saja benar. katakan saja salah. maka kau akan menjadi Tuhan,
sebentar,bukankah benar adalah refleksi dari salah?
jadi salah dan benar tidak ada bedanya?
jadi kenapa kau harus mempercayai kata kata saya? toh ini tidak benar, belum tentu benar.
toh ini hanya tulisan?
benar-salah adalah tulisan,
adalah kata kata. katakan saja benar. katakan saja salah. maka kau akan menjadi Tuhan,
Minggu, 21 Agustus 2016
Saya tidak sedang menyelingkuhi Tuhan
21 agustus 2016
Pertama kali saya ke gereja. Melihat sekaligus menjadi seperti apa yang mereka kerjakan dengan kata lain saya menjadi kristen untuk hari ini, hari minggu ini. saya berkamuflase dengan baik dengan lingkungan baru saya, menjadi tidak berbeda dengan mereka, seolah olah Tuhan saya pun memang benar apa yang mereka yakini. Karena memang sesungguhnya apa yang kita sembah adalah satu dan kita memanggilnya dengan banyak nama. Namun untuk hari ini kita memanggil tuhan dengan nama yang sama, tuhan yesus. Menyanyikan pujian pujian dan melayani tuhan dengan musik, membuka alkitab dan membaca ayat demi ayat kemudian mengkaji ayat yang telah kami baca. Dan saya simpulkan bahwa agama ini pun juga mengajarkan kita pada kebaikan. Semua agama saya rasa berangkat dari rasa kasih sayang dan cinta kasih. untuk bagaimana praktek agama tersebut terlihat sampai sekarang itu adalah tanggung jawab umat atau individunya.
Hari ini saya tidak sedang menyelingkuhi tuhan saya. Hari ini bukan berarti saya keluar dari keislaman saya. saya tetap menjadi hari hari sebelumnya atau hari hari setelah ini , akan tetap menjadi islam dan setia dengan tuhan saya. Saya tidak sedang berselingkuh dengan tuhan manapun. Bagaimana bisa dikatakan menyelingkuhi tuhan sedang apa yang saya sembah adalah apa yang mereka sembah? Bukankah kita sedang menjalin kasih dengan tuhan yang sama ? Hanya saja nama yang membedakannya. Tuhan adalah satu, dan kita mengkotak kotakkannya dengan banyak nama. Tuhan adalah tunggal, dan tak bisa dejelaskan dengan kata kata.
Pertama kali saya ke gereja. Melihat sekaligus menjadi seperti apa yang mereka kerjakan dengan kata lain saya menjadi kristen untuk hari ini, hari minggu ini. saya berkamuflase dengan baik dengan lingkungan baru saya, menjadi tidak berbeda dengan mereka, seolah olah Tuhan saya pun memang benar apa yang mereka yakini. Karena memang sesungguhnya apa yang kita sembah adalah satu dan kita memanggilnya dengan banyak nama. Namun untuk hari ini kita memanggil tuhan dengan nama yang sama, tuhan yesus. Menyanyikan pujian pujian dan melayani tuhan dengan musik, membuka alkitab dan membaca ayat demi ayat kemudian mengkaji ayat yang telah kami baca. Dan saya simpulkan bahwa agama ini pun juga mengajarkan kita pada kebaikan. Semua agama saya rasa berangkat dari rasa kasih sayang dan cinta kasih. untuk bagaimana praktek agama tersebut terlihat sampai sekarang itu adalah tanggung jawab umat atau individunya.
Hari ini saya tidak sedang menyelingkuhi tuhan saya. Hari ini bukan berarti saya keluar dari keislaman saya. saya tetap menjadi hari hari sebelumnya atau hari hari setelah ini , akan tetap menjadi islam dan setia dengan tuhan saya. Saya tidak sedang berselingkuh dengan tuhan manapun. Bagaimana bisa dikatakan menyelingkuhi tuhan sedang apa yang saya sembah adalah apa yang mereka sembah? Bukankah kita sedang menjalin kasih dengan tuhan yang sama ? Hanya saja nama yang membedakannya. Tuhan adalah satu, dan kita mengkotak kotakkannya dengan banyak nama. Tuhan adalah tunggal, dan tak bisa dejelaskan dengan kata kata.
Kamis, 18 Februari 2016
untuk kau kau kau kau kau dan kau kau kau yang lainnya
Kopinya hambar.
Akan kutambahi gula.
Salah. Kopi lebih tepatnya. Biar legit
Kalau kau sedang patah atau benang benangmu putus, silakan
mampir. Aku selalu siap merajut kembali sesuatumu yang rusak. Dan setelah
sesuatumu utuh kembali, silakan pergi. Kutahu tempatmu bukan disisi. Aku paham.
Bukankah tugas seorang penyembuh demikian sederhananya
seperti dokter terhadap pasiennya?
Bahkan dokter pun suatu saat merasakan hal yang tak sehat.
Kamis, 11 Februari 2016
Demi apa Tuhan sembahyang
11/02/2016
23:59
Sumbang silih berganti. Tuhan kau membuat aku gila.
Demi apa aku menggali berita tentang mu? Demi apa kuulik
cerita tentang anak mu? Demi apa yang katanya kau tak beranak dan diperanakkan?
Demi apa ya Tuhan ku.
Tuhan apakah kau mengenaliku?
Aku adalah sesuatu yang kau buat dulu. Beberapa sumber
mengatakan aku kau buat dari Tanah, seperti pendahuluku; Adam. Tapi dalam
Al-Alaq kau paparkan aku tercipta dari segumpal darah? AH sudahlah, aku tak terlalu
memikirkan komposisi apa yang tercampur dalam diriku, tenang saja Tuhan tenang
saja.
Jika engkau lupa namaku, perkenalkan, Namaku Sembahyang,
sudahkah kau mengingat aku? wahai Tuhanku Yang Maha Pemurah Lagi Maha Penyayang?jika kau sudah ingat, maka dirikanlah sholat untuk mengingat Aku.
Tunggu...
Ada yang salah?
Selasa, 09 Februari 2016
masih basah
Hujan
masih basah
angin
dingin
berhari kita diam
yang kutakutkan
kita sudah tak lagi mendoakan.
Hilang
masih basah
angin
dingin
berhari kita diam
yang kutakutkan
kita sudah tak lagi mendoakan.
Hilang
Langganan:
Postingan (Atom)