Kopinya hambar.
Akan kutambahi gula.
Salah. Kopi lebih tepatnya. Biar legit
Kalau kau sedang patah atau benang benangmu putus, silakan
mampir. Aku selalu siap merajut kembali sesuatumu yang rusak. Dan setelah
sesuatumu utuh kembali, silakan pergi. Kutahu tempatmu bukan disisi. Aku paham.
Bukankah tugas seorang penyembuh demikian sederhananya
seperti dokter terhadap pasiennya?
Bahkan dokter pun suatu saat merasakan hal yang tak sehat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar