Kamis, 18 Februari 2016

untuk kau kau kau kau kau dan kau kau kau yang lainnya



Kopinya hambar.
Akan kutambahi gula.
Salah. Kopi lebih tepatnya. Biar legit

Kalau kau sedang patah atau benang benangmu putus, silakan mampir. Aku selalu siap merajut kembali sesuatumu yang rusak. Dan setelah sesuatumu utuh kembali, silakan pergi. Kutahu tempatmu bukan disisi. Aku paham.

Bukankah tugas seorang penyembuh demikian sederhananya seperti dokter terhadap pasiennya?
Bahkan dokter pun suatu saat merasakan hal yang tak sehat.

Kamis, 11 Februari 2016

Demi apa Tuhan sembahyang



11/02/2016
23:59

Sumbang silih berganti. Tuhan kau membuat aku gila.
Demi apa aku menggali berita tentang mu? Demi apa kuulik cerita tentang anak mu? Demi apa yang katanya kau tak beranak dan diperanakkan? Demi apa ya Tuhan ku.

Tuhan apakah kau mengenaliku?
Aku adalah sesuatu yang kau buat dulu. Beberapa sumber mengatakan aku kau buat dari Tanah, seperti pendahuluku; Adam. Tapi dalam Al-Alaq kau paparkan aku tercipta dari segumpal darah? AH sudahlah, aku tak terlalu memikirkan komposisi apa yang tercampur dalam diriku, tenang saja Tuhan tenang saja.

Jika engkau lupa namaku, perkenalkan, Namaku Sembahyang, sudahkah kau mengingat aku? wahai Tuhanku Yang Maha Pemurah Lagi Maha Penyayang?jika kau sudah ingat, maka dirikanlah sholat untuk mengingat Aku.

Tunggu... 
Ada yang salah?

Selasa, 09 Februari 2016

masih basah

Hujan
masih basah
angin
dingin
berhari kita diam
yang kutakutkan
kita sudah tak lagi mendoakan.
Hilang