Perkenalkan, nama saya Hari Jum'at.
Saya memiliki kawan bernama Kesedihan. Ia adalah sahabat sekaligus kekasih saya. Saya sudah
terbiasa dengan kesedihan. Dia selalu merangkak masuk ke kepala saya pada jam jam malam ketika semua orang lelap
dalam mimpinya. Saya dan dia, adalah sepasang kekasih yang tidak saling
menyakiti, hanya saya saja yang sakit, dia tidak. Dialah kesedihan itu,
kesedihan saya.
Saya suka
menulis dirinya, karena begitu menyatunya dirinya dengan saya, nafas saya
adalah kesedihan, dan semua nya adalah refleksi dari keberadaanya. Kesedihan,
dialah kekasih saya.
Kesedihan, bulan purnama, dan nyanyian jangkrik di malam yang terang. saya suka ketika mereka akur dan tidak saling menyalahkan satu sama lain. saya senang mendengar dan melihat mereka kompak menyerang saya. menyerang saya dan membuat hari terasa lebih sunyi, lebih menyakitkan, lebih eksotis, dan. saya menyukainya.