Kamis, 15 Februari 2018

Halte

15 Februari 2018

Halte nya diam, kamu yang bergerak, realitanya juga bergerak, tidak ada yang sama, semua berubah ubah, itulah hidup. Semua serba tidak konsisten, maka itulah saya konsisten dengan ketidakkonsistenan saya. Kamu yang duduk, saya yang menghampiri, haltenya? Tetap diam, karena dia mati, benda mati yang selalu konsisten dengan keberadaannya. Jika ia berpindah, salahkan yang hidup, karena mustahil benda mati bisa bergerak, bukan?


 Hari ini saya lewat halte yang dulunya setiap jumat malam kamu duduki. Dia tetap disana, sedangkan kamu tidak, saya bergerak, kamu bergerak, haltenya masih saja diam.  Ingatan tidak bisa dilupakan meski tengah bersusah payah melakukan. Peristiwa tetap terjadi, meski ia sudah berbentuk lampau, ia tidak bisa dihapus. Jarum jam yang berputar terbalik akan menjamahnya sebagai peristiwa yang abadi, meski kenyataannya ia berputar sesuai porosnya hingga detik ini. Peristiwa adalah nyata, tapi waktu telah mengubahnya, menjadi bersifat maya, sementara bersifat maya, tapi hakikatnya ia adalah nyata, nyata pada masanya.

Sabtu, 10 Februari 2018

Atmos hai phera

Hai atmos dan phera. apakabar kalian? aku sedikit baik baik saja tapi banyak enggaknya. aku mulai dihantui dengan segala macam rutinitas yang kelak akan membuatku gila (red: kerja) oh ya aku sedang mengerjakan tugas terakhirku sebagai syarat lulus seorang mahasis(w)a yaitu skripshit, ah aku bosan. aku malas mengulik masalah masalah yang itu itu aja, Jadi akhir akhir ini aku sebenarnya sedang dikejar revisian Bab 1 dan bab 2. dan bodoamat, aku belum mulai mengerjakannya sampai sekarang, rasanya melihat tulisan tulisan yang begitu terkonsep aku ingin muntah sedikit mual dan pusing.
Hai atmos hai phera. kalian sudah makan ?  semoga saja sudah, senja kemarin dan hari ini bagus, jadi kuharap rasa laparmu sudah terobati setelah melihat warna oranye kemarin dan sekarang. aku kurang produktif. aku gila. aku tidak tahu harus bagaimana. menjadi semi dewasa itu menyebalkan, aku tidak suka. ketika kau dituntut usia untuk menjadi dewasa, kau harus mulai berubah, kau harus menghadapi realita yang memang sedang terjadi dan kau harus masuk kedalamnya, kau harus memikirkan hidupmu kelak, kau harus memutar otak untuk dapatkan duit, kau harus menjalin asmara dengan lawan jenis, dan kemudian kau menikah, memiliki anak, dan kau mengurus anak anak. AH bosan nya. kehidupan seperti robot. tatanan yang dari dulu masih subur dilakukan oleh penduduk bumi, ah konsep yang gini gini aja, ah ORANG TUA, AH MASYARAKAT, AH LINGKUNGAN.

Selasa, 06 Februari 2018

Mabuxxxx

Kepada terang yang menjadikannya malam benderang. Kepada bintang yang suatu saat menjelma menjadi arak. Aku mabuk karena Mu. 

Selasa, 11 Juli 2017

KEMBALI KEPADA siapa

sejak sajak kita berhamburan. pada sejuk yang sedang mengutuk. pada kita yang tak lagi kusebut kita. Berjumpa? pada apa? ruang dimensi berbeda?
aku tidak sedang menulis sesuatu tentang manusia, jangan salah. rinduku tak se sepele itu.
aku mau kita sama sama, seperti dulu, saat kau ku prioritaskan melebihi apapun, saat kau ada dalam diriku, dan ku berada dalam dirimu.

duh kekasih!

Sabtu, 01 April 2017

TERSERAH MENGADA

ijinkan saya menulis tentang perasaan. meski saya tahu, terkadang saya bukanlah makhluk yang punya perasaan. ah tidak itu hanya perasaan saya saja.
percayakah kalian kalau saya ini adalah alien yang diutus oleh petinggi alien dunia luar yang ditugaskan untuk menyeimbangkan populasi dunia? saya adalah alien, lahir tiba tiba ada karena pikiran mengisyaratkan bahwa saya ada. Jadi saya ada karena pikiran saya berfikir bahwa saya ada.   Jadi tidak ada bayi alien, tidak ada orang tua alien. saya ada karena pikiran saya ada.

Senin, 21 November 2016

BENAR SALAH TUHAN SAYA SELALU BENAR SALAH

ada yang bilang saya adalah tidak benar. karena saya bukan yang benar, maka tidak diperbenarkan membenarkan yang bukan kebenaran. jadi saya tetap tidak benar. kamu juga tidak benar. jadi kebenaran bukan pada saya atau pada kamu, yang ada padaku dan padamu hanya pembenaran. oh dimana kau yang maha benar?

sebentar,bukankah benar adalah refleksi dari salah?
jadi salah dan benar tidak ada bedanya?
jadi kenapa kau harus mempercayai kata kata saya? toh ini tidak benar, belum tentu benar.
toh ini hanya tulisan?
benar-salah adalah tulisan,
adalah kata kata. katakan saja benar. katakan saja salah. maka kau akan menjadi Tuhan,

Minggu, 21 Agustus 2016

Saya tidak sedang menyelingkuhi Tuhan

21 agustus 2016
Pertama kali saya ke gereja. Melihat sekaligus menjadi seperti apa yang mereka kerjakan dengan kata lain saya menjadi kristen untuk hari ini, hari minggu ini. saya berkamuflase dengan baik dengan lingkungan baru saya, menjadi tidak berbeda dengan mereka, seolah olah Tuhan saya pun memang benar apa yang mereka yakini. Karena memang sesungguhnya apa yang kita sembah adalah satu dan kita memanggilnya dengan banyak nama. Namun untuk hari ini kita memanggil tuhan dengan nama yang sama, tuhan yesus. Menyanyikan pujian pujian dan melayani tuhan dengan musik, membuka alkitab dan membaca ayat demi ayat kemudian mengkaji ayat yang telah kami baca. Dan saya simpulkan bahwa agama ini pun juga mengajarkan kita pada kebaikan. Semua agama saya rasa berangkat dari rasa kasih sayang dan cinta kasih. untuk bagaimana praktek agama tersebut terlihat sampai sekarang itu adalah tanggung jawab umat atau individunya.
Hari ini saya tidak sedang menyelingkuhi tuhan saya. Hari ini bukan berarti saya  keluar dari keislaman saya. saya tetap menjadi hari hari sebelumnya atau hari hari setelah ini , akan tetap menjadi islam dan setia dengan tuhan saya. Saya tidak sedang berselingkuh dengan tuhan manapun. Bagaimana bisa dikatakan menyelingkuhi tuhan sedang apa yang saya sembah adalah apa yang mereka sembah? Bukankah kita sedang menjalin kasih dengan tuhan yang sama ? Hanya saja nama yang membedakannya. Tuhan adalah satu, dan kita mengkotak kotakkannya dengan banyak nama. Tuhan adalah tunggal, dan tak bisa dejelaskan dengan kata kata.